Loading...

Pembekalan KKN Internasional Prodi IAT Tekankan Output Berupa Artikel Jurnal

Diterbitkan pada
7 Juli 2026 20:09 WIB

Baca

Sukoharjo,7/Juli/2026. Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) laksaanakan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dengan negara tujuan Thailand. Agenda KKN ke Thailand tahun ini adalah kegiatan tahun kedua. Adapun jumlah mahasiswa yang akan melaksanakan KKN Internasional ini sebanyak 11 mahasiswa yang terdiri dari 5 mahasiswa dan 6 mahasiswi angkatan tahun 2023. Mahasiswa yang direkomendasikan dalam KKN ini adalah mahasiswa dengan kriteria tertentu, yaitu mahasiswa yang sekaligus hafiz dan hafizah, serta mahasiswa dengan kemampuan bahasa asing. Hadir dalam pembekalan ini, Kapus Pengabdian Masyarakat, yang sekaligus mewakili pihak LPPM, yakni Dr. Anwar Dani, M.S.I. Sementara dari Program Studi dihadiri oleh Ketua Program Studi Dr.Hj.Ari Hikmawati,M.Pd dan sekretaris Program Studi Siti Fathonah,S.ThI.,M.A. Adapun Dekanat diwakili oleh Wakil Dekan 1, Dr.H.Lukman Harahap,M.Pd.

 

Harahap dalam sambutannya mewakili Dekan menyampaikan agar seluruh mahasiswa peserta KKN Thailand membawa nama baik kampus dan bisa berkolaborasi dengan lembaga mitra di Thailand dalam pelaksanaan pengabdian. Sedangkan Hikmawati berpesan agar mahasiswa peserta KKN fokus dengan tugas pokok dan fungsi dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata kali ini. Selain itu mahasiswa juga ditekankan untuk menjaga komunikasi yang baik dengan lembaga mitra dalam berbagai hal, menjaga kesehatan dan memanfaatkan momen KKN ini untuk melakukan penelitian dengan output skripsi. Sementara itu, materi pembekalan dari LPPM berisi sosialisasi tentang output yang harus dipenuhi mahasiswa KKN yang berupa 2 tugas penting, yaitu laporan kegiatan dan artikel jurnal. Dengan demikian terlihat keselarasan antara CPL dengan berbagai kegiatan mahasiswa IAT sebagai peneliti muda di ranah Ilmu Al-QUr'an dan Tafsir. Sejauh ini diketahui bahwa terdapat 3 penelitian berbasis riset yang telah dihasilkan mahasiswa IAT pasca mereka melaksanakan KKN Internasional. Dua hasil riset telah diujikan di depan majlis penguji, sedangkan 1 penelitian masih dalam penyusunan hasil dan finalisasi. Melalui kegiatan ini, Prodi berharap riset lapangan IAT akan bisa semakin luas merambah wilayah Asia Tenggara, tidak hanya di Thailand dan Malaysia, melainkan di negara-negara Asia Tenggara lainnya.