Loading...

Seminar Nasional IAT UIN Raden Mas Said Surakarta Dorong Penguatan Tafsir Al-Qur’an yang Kontekstual dan Transformatif

Diterbitkan pada
27 April 2026 17:12 WIB

Baca

Sukoharjo, 27 April 2026 – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, UIN Raden Mas Said Surakarta, kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan keilmuan dengan sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Tafsir Al-Qur’an dan Transformasi Sosial: Peran Sosiologi-Antropologi dalam Menjawab Tantangan Modernitas” pada Senin (27/4), bertempat di Aula FUD.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional yang kompeten, yaitu Dr. Ali Imron, S.Th.I., M.S.I. dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Muhammad Zamzam Fauzanafi, M.A., Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada, serta dimoderatori oleh Siti Fathonah, S.Th.I., M.A. Seminar diikuti secara antusias oleh dosen, mahasiswa, dan peneliti dalam bidang studi Al-Qur’an dan sosial keagamaan.

Dalam sambutan pembukaan, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah menegaskan pentingnya pengembangan studi tafsir yang tidak hanya berorientasi pada pemahaman tekstual, tetapi juga mampu merespons dinamika sosial yang terus berkembang. Seminar ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan perspektif keislaman dengan pendekatan ilmu sosial secara konstruktif dan dialogis.

Dr. Ali Imron dalam pemaparannya menekankan bahwa tafsir Al-Qur’an perlu dipahami sebagai praktik sosial yang hidup di tengah masyarakat. Ia mengajak peserta untuk melihat tafsir tidak hanya sebagai produk keilmuan, tetapi juga sebagai bagian dari proses produksi makna yang dipengaruhi oleh konteks sosial, budaya, dan relasi kekuasaan.

Sementara itu, Muhammad Zamzan Fauzanafi, Ph.D., menyoroti pentingnya memahami Al-Qur’an sebagai tradisi diskursif yang terus berkembang. Ia menjelaskan bahwa transformasi sosial yang berbasis Al-Qur’an hanya dapat terwujud melalui integrasi antara teks, praktik, dan pengalaman keagamaan dalam kehidupan masyarakat.

Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, mencerminkan tingginya antusiasme peserta dalam merespons isu-isu kontemporer, seperti tantangan globalisasi, perubahan nilai budaya, serta peran tafsir dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadaban.

Melalui kegiatan ini, Program Studi IAT UIN Raden Mas Said Surakarta semakin menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan studi Al-Qur’an yang adaptif, integratif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Seminar ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong lahirnya pemikiran-pemikiran baru yang mampu menjembatani antara teks suci dan realitas sosial secara produktif.